| Testing Motor Baru Tue Jun 10, 2008 2:15 pm by Ian First Ride
Kawasaki Ninja 250R, KLX 250S & Athlete
Lama enggak menelurkan produk terbarunya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) langsung meluncurkan 3 varian; Ninja 250R, KLX 250S & Athlete. Mr. Testo pun langsung jajal semuanya. Tapi sayang, trek yang disediakan kurang memadai. Makanya buat sementara, Mr. Testo kasih ilustrasi dulu, ya soal ketiganya.
Kawasaki Athlete 125
Ini bebek gaya sport. Tampak dari mesin yang datar, tapi berdesain sporti. Klop sama desain diamond headlamp-nya yang menyatu lampu sein. “Sehingga terlihat lebih kompak dan terang. Selain itu percahayaan jadi lebih fokus,” tutur Mr. Testo.

Spidometernya sistem analog, cukup mudah dibaca. Lalu posisi tangki di atas underbone disinyalir untuk menjamin kestabilan saat bermanuver. “Isi bensin jadi enggak repot,” ucap Freddyanto Basuki, manajer promosi & R and D PT KMI.
Soal mesin, sayangnya saat gas dipelintir, agak kurang mengentak (putaran bawah ke tengah). “Gimana kalo di atasnya, ya?” tanya Mr. Testo yang sudah pasti belum bisa menjajal karena keterbatasan trek test ride. Tapi suspensi monosoknya, mendukung kestabilan waktu Athlete diajak manuver tajam.
Kawasaki KLX 250S
Ini cocok buat motormania yang doyan off-road plus jalan di aspal. Maklum, tampang KLX 250S injeksi ini mengacu motor trail special engine. Asyiknya, meski jangkung, besutan ini cukup mudah dikendarai, terutama bagi rider yang tingginya 175 cm.

Suara halus khas mesin 4-tak terdengar saat engine distart. Ditambah, panel instrumen dasbor yang sebadigital, selain mudah dibaca juga terkesan futuristik. “Ada juga penunjuk waktunya lo, biar saat main tanah enggak kebablasan nih,” canda Mr. Testo.
Pastinya, sok depan upside down dan belakang monosok membuat Mr. Testo gak ragu saat menikung bergaya crosser. Tapi lagi-lagi, power seutuhnya belum bisa kami detailkan. Karena memang trek di Gelora Bung Karno itu sangat terbatas.
Kawasaki Ninja 250R
Secara tongkrongan, tentu kami tak asing lagi. Karena di beberapa edisi lalu kami sudah pernah ngejajal. Tapi ya inilah, untuk sementara pilihan motor sport 250 ccc ber-fairing yang secara desain yahud punya (malah dapat award Mr. Testo, lo).
“Dikendarainya juga gampang,” kata Mr. Testo. Maklum, tester kita itu punya tinggi 178 cm. Tenaganya? Pastinya, KMI sudah melakukan pembenahan. Terbukti saat kami jajal kemarin, powernya begitu mengentak ala moge dari awal sampai putaran atas. Lebih detail, kami akan bahas buat Anda di edisi mendatang.

Penulis: jotos, oct/Foto: Reza (Tabloid OTOMOTIF)
Comments: 3 October 2008 | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|
| | | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | | |
Calendar  | Who is Online ? In total there are 5 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 5 Guests Registered Users: None [ View the whole list ] Most users ever online was 8 on Wed Aug 20, 2008 3:16 pm Statistics We have 146 registered users The newest registered user is andraOur users have posted a total of 545 messages in 64 subjects |